Sosialisasikan SEAQIL CAR for Language Teachers,  SEAQIL Siap Dukung dan Danai Penelitian Guru Bahasa

Dr. Luh Anik Mayani memberikan sambutan acara

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) menyelenggarakan sosialisasi program SEAQIL CAR (Classroom Action Research) for Language Teachers secara daring pada Senin (14/03). Program ini mendorong guru bahasa untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan potensi dukungan pendanaan dari SEAQIL. Adapun dana penelitian yang diberikan maksimal sebesar Rp7.500.000 dengan target penerima dana tersebut adalah guru bahasa yang telah mengikuti Diklat Metodologi Riset Pengajaran Bahasa yang diselenggarakan oleh SEAQIL pada tahun 2021. Guru-guru tersebut diharapkan dapat melakukan pendaftaran dan mengunggah proposal mulai 15 Maret hingga 17 April 2022.

Sosialisasi ini dipimpin oleh Dr. Luh Anik Mayani (Direktur SEAQIL) dan pemaparan program oleh Esra Nelvi M. Siagian (Deputi Direktur Program SEAQIL) yang didampingi Dr. Misbah Fikrianto (Deputi Direktur Administrasi SEAQIL). Pada sambutannya, Luh Anik menyampaikan bahwa program SEAQIL CAR for Language Teachers merupakan salah satu upaya dari SEAQIL dalam peningkatan kualitas pengajaran bahasa. Luh Anik menyampaikan harapannya, "Melalui SEAQIL CAR for Language Teachers, Bapak/Ibu dapat menuangkan pemikiran kritis dan dapat menelusuri kendala atau hal menarik yang ditemukan di dalam kelas dalam proses pembelajaran, kemudian menjadikannya bahan riset untuk akhirnya menemukan solusi yang baik dalam hal peningkatan kualitas pembelajaran. Akhirnya, program ini akan berdampak pada peningkatan kualitas hasil belajar siswa."

Dalam paparan yang lebih detail, Esra menyebutkan bahwa target penerima dana penelitian merupakan peserta diklat Metodologi Riset Pengajaran bahasa tahun lalu. Esra menerangkan bahwa tujuan SEAQIL CAR for Language Teachers adalah memberikan kesempatan pada guru bahasa untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan PTK dan menciptakan inovasi pembelajaran dalam rangka meningkatkan keterampilan makro dan mikro bagi empat keterampilan bahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis) di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). Adapun sasaran program ini, yakni guru bahasa Arab, Indonesia, Inggris, Mandarin, Jepang, Jerman, dan Prancis jenjang SMP/MTS serta SMA/SMK/MA.

Esra juga menyampaikan prasyarat pengusul proposal penelitian, yakni diutamakan guru bahasa yang sudah disebutkan sebelumnya, baik perseorangan atau kelompok maksimal tiga orang, dan setiap pengusul dapat mengirimkan maksimal dua proposal penelitian. Esra menegaskan "Pengusul berasal dari guru bahasa, tetapi kolaborator/anggota bisa berasal dari guru/dosen/peneliti bidang bahasa. Selain itu, peserta harus memenuhi segala ketentuan yang berlaku”.


Esra Nelvi M. Siagian memaparkan Topik dan Subtopik penelitian

Terkait kriteria penelitian, Esra menyampaikan bahwa penelitian merupakan PTK, proposal penelitian belum/tidak sedang diajukan/didanai instansi lain, topik/tema sesuai dengan topik dan sub topik, serta penulisan proposal mengikuti templat pada panduan. "SEAQIL mencanangkan era VUCA karena adanya situasi yang berubah-ubah. Maka, topik dan subtopik harus mengikuti era tersebut. Selain itu, poin penting dalam penyeleksian di antaranya kesesuaian pemenuhan syarat dengan panduannya. Kami hanya menyediakan 14 (orang) penerima pendanaan penelitian melalui SEAQIL CAR for Language Teachers. Maka dari itu, saya mengimbau peserta untuk memenuhi syarat sesuai dengan panduan pengusulan proposal,” kata Esra.


Dr. Misbah Fikrianto menjelaskan komponen dana penelitian

Dalam program ini, selain substansi akademik, SEAQIL juga menekankan pada aspek pertanggungjawaban penggunaan anggaran. Misbah menjelaskan bahwa dana penelitian yang diberikan memiliki beberapa komponen, yakni honorarium, ATK/operasional, dan transportasi/perjalanan dinas yang memiliki persentase penggunaan maksimal sesuai yang tertera pada panduan. Misbah juga menyampaikan bahwa tim SEAQIL siap untuk berkoordinasi dengan para guru dalam penyusunan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) yang dibutuhkan.

Sebagai penutup, Luh Anik memberikan pernyataan bahwa SEAQIL akan mengusahakan yang terbaik dalam program SEAQIL CAR for Language Teachers. Luh Anik menyampaikan, "Dari sudut pandang saya, SEAQIL CAR for Language Teachers dilaksanakan di tahun 2022  dan proposal yang diajukan adalah proposal yang akan diimplementasikan pada tahun 2022. Jika masih sesuai dengan tenggang waktu yang kita tentukan, dapat kita pertimbangkan untuk kita dibiayai, asalkan penelitian dilakukan pada tahun 2022. Untuk penyusunan proposal anggaran/RAB, kami ada tim yang siap dihubungi".

SEAQIL berkomitmen dalam peningkatan profesionalitas guru bahasa melalui pengembangan sumber belajar, penelitian dan pengembangan, serta peningkatan kapasitas dan jejaring. Dalam pelaksanaan program dan aktivitasnya, SEAQIL terus berupaya agar dapat memberikan kebermanfaatan melalui program yang berkelanjutan, salah satunya melalui pelatihan Metodologi Riset Pengajaran Bahasa dimana penelitian yang akan dilakukan mendapatkan pendampingan dari dosen dan berpotensi mendapatkan pendanaan dari SEAQIL. Semua program dan aktivitas SEAQIL secara resmi diinformasikan melalui www.qiteplanguage.org. (FL/MR)

×