SEAQIL turut berpartisipasi dalam Kongres Pembangunan Berkelanjutan Global 2026 yang kelima di Jakarta

SEAQIL turut berpartisipasi dalam

Kongres Pembangunan Berkelanjutan Global 2026 yang kelima di Jakarta

Jakarta – SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) turut berpartisipasi dalam kongres internasional, the 5th Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026, yang diselenggarakan oleh Times Higher Education pada 22–25 Juni 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. SEAMEO juga bertindak sebagai co-host dalam rangkaian kegiatan tersebut, dengan keterlibatan aktif SEAMEO Secretariat pada berbagai sesi yang membahas pendidikan, pembangunan berkelanjutan, dan transformasi ekonomi.

Pada hari kedua kongres, Selasa (23/6/2026), Direktur SEAQIL, Dr. Brian Arieska Pranata, dipercaya memandu diskusi sebagai moderator dalam sesi Policy Summit bertajuk Sustainable Trade & Economic Development Summit dengan mengusung tema "Investing in People and Productivity: Education as a Driver of Economic Development". Sesi ini menyoroti bagaimana investasi strategis dalam pendidikan, pengembangan keterampilan, serta pembelajaran berkelanjutan berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, inovasi, dan daya saing regional di Asia Tenggara.

Sebagai moderator, Brian memimpin jalannya diskusi interaktif yang menghadirkan jajaran direktur dari SEAMEO Regional Centre Indonesia yang menjadi panelis. Diskusi tersebut menghadirkan Dr. Vina Adriany (Director SEAMEO CECCEP), Dr. Sri Wulandari Danoebroto (Director SEAMEO QITEP in Mathematics), Prof. Dr. Edi Santosa (Director SEAMEO BIOTROP), dan Bapak Prayitno (Deputy Director for Programme SEAMOLEC).

Di tengah tantangan disrupsi digital, kecerdasan buatan (AI), green transitions, serta kesenjangan akses pendidikan antara wilayah urban dan rural, para panelis membagikan kebijakan inovatif serta praktik terbaik dari instansi masing-masing. Diskusi ini merumuskan pentingnya penyelarasan sistem pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja, penguatan jalur pendidikan ke lapangan kerja (education-to-employment pathways), serta pentingnya literasi digital dan penguasaan bahasa/komunikasi bagi tenaga kerja di Asia Tenggara.

Keterlibatan SEAQIL dalam forum internasional yang menghadirkan lebih dari 5.000 peserta dan 400 pembicara lintas sektor ini memperkuat komitmen SEAQIL dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Partisipasi SEAQIL juga didukung oleh kehadiran Dr. Misbah Fikrianto (Deputy Director for Administration SEAQIL) dan Dr. Limala Ratni Sri Kharismawati (Deputy Director for Programme SEAQIL, yang turut memperkuat keterlibatan institusi dalam dialog regional terkait pendidikan, pembangunan berkelanjutan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Sejalan dengan tema utama GSDC 2026, “Collective Action for a Sustainable Future”, SEAQIL terus mendorong peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan bidang bahasa di kawasan Asia Tenggara. Upaya ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya akses terhadap pendidikan yang inklusif, setara, dan bermutu bagi semua. Melalui penguatan kapasitas pendidik, SEAQIL berupaya berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan global serta mendukung ketahanan ekonomi kawasan Asia Tenggara. (Penulis: Ryan/Editor: Ridwan)

×