SEAQIL rayakan HUT ke 12 dengan refleksi, doa, dan ajang penghargaan

Merayakan hari ulang tahun ke-12 SEAQIL pada Selasa [13/7], SEAMEO QITEP in Langauge (SEAQIL) mengusung tema “12 tahun Pemajuan Pendidikan Bahasa: Akselerasi Merdeka Belajar—Kampus Merdeka”. Tema ini kami gadang-gadang sebagai wujud kontribusi sinergis SEAQIL dalam mendukung upaya Kemendikbudristek dalam pemajuan pendidikan di Indonesia.

Dua belas tahun sudah SEAQIL bertumbuh, mengambil peran dalam pemajuan kualitas guru dan tenaga kependidikan di bidang bahasa melalui dari pengembangan sumber belajar, penelitian dan pengembangan, hingga peningkatan kapasitas dan jejaring. Secara utuh dan sebagai bagian dari Kemendikbudrikstek, kami berupaya mengakomodasi program dan aktivitas yang selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar—Kampus Merdeka (MBKM) melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam memajukan pendidikan bahasa.

Menariknya, perayaan ulang tahun SEAQIL pada tahun ini menjadi sedikit berbeda dengan adanya serangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara daring, baik untuk internal maupun eksternal. Selain penyelenggaraan kegiatan webinar internasional, kami juga mencoba menilik ke dalam melalui sambutan dan doa 12 tahun SEAQIL yang dikemas apik dengan adanya ajang pemberian award kepada seluruh keluarga besar SEAQIL. Melalui award yang diberikan, SEAQIL berharap dapat menguatkan tali kebersamaan internal.

Direktur SEAQIL, Dr. Luh Anik Mayani, mengawali sambutan dengan mengucapkan Dirgahayu SEAMEO QITEP in Language. Luh Anik berharap dengan bertambahnya usia, SEAQIL semakin maju, semakin jaya untuk kemajuan pendidikan, khususnya pendidikan bahasa di Indonesia dan Asia Tenggara. Hal ini, menurut Luh Anik, sesuai dengan tema perayaan HUT SEAQIL ke-12 yakni “12 Tahun Memajukan Pendidikan: Akselerasi Merdeka Belajar—Kampus Merdeka”.

“SEAQIL berada di bawah Kemendikbudristek, dan tentu dengan konsekuensi tersebut, maka program dan kebijakan SEAQIL harus selaras dan mendukung kebijakan Kemendikbudristek”, ujar Luh Anik.

Luh Anik juga menyebutkan bahwa zaman, tantangan, tuntutan, dan kebutuhan akan selalu berubah. Untuk itu, imbuh Luh Anik, SEAQIL harus adaptif mengikuti perubahan yang terjadi. Menurut Luh Anik, lembaga yang punya masa depan yang baik adalah lembaga yang dapat menyesuaikan diri; dan untuk menjawab segala tantangan yang ada, lembaga yang dinamis, tentu memerlukan SDM yang juga bersifat adaptif dengan perubahan dan tuntutan yang ada.

“Saya yakin dan sangat percaya bahwa SEAQIL punya SDM dengan kriteria tersebut, yakni adaptif, sebagai contoh, program SEAQIL yang dilaksanakan sudah berbasis kebutuhan dan sesuai dengan kebijakan yang ada”, tegas Luh Anik.

Lebih lanjut, Luh Anik mengajak segenap keluarga besar SEAQIL untuk tidak cepat berpuas diri dan menantang diri untuk selalu berkreasi dan berinovasi menghasilkan ide-ide yang cemerlang. “Tetaplah berkarya berkreasi untuk menghasilkan ide-ide cemerlang untuk dapat menyinergikan–jika tidak semua, cukup para pemangku kepentingan yang terlibat di dalam pengembangan bahasa agar dapat melangkah bersama mengakselerasi cita-cita pendidikan—bersama mari tingkatkan peran Indonesia melalui SEAMEO QITEP in Language dalam pemajuan pendidikan bahasa di Indonesia dan Asia Tenggara”, ajak Luh Anik.

Lebih lanjut, Luh Anik juga mengingatkan semua bahwa kita ini adalah pemimpin. Oleh karena itu, Luh Anik mengajak semua yang hadir untuk meningkatkan sifat kepemimpinan tanggung jawab, kebijaksanaan, kecerdasan, keiklasan, pengabdian, dan pelayanan kepada negara dan lembaga.

Menutup sambutannya, Luh Anik kembali mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan para deputi, para kepala divisi, dan semua staf yang berperan dan berkontribusi secara maksimal dan optimal dalam menyukseskan semua program dan agenda yang SEAQIL miliki.

Menyambung Luh Anik, Deputi Direktur Program SEAQIL, Esra Nelvi M. Siagian, juga mengungkapkan harapannya bahwa untuk SEAQIL lebih jaya, eksis, dan lebih banyak hal-hal yang dapat kerjakan untuk mencapai tujuan SEAQIL.

Harapan dan ucapan selamat ulang tahun SEAQIL yang ke-12 juga disampaikan oleh Deputi Direktur Administrasi SEAQIL, Dr. Misbah Fikrianto. Misbah berharap impian dan semua yang dicita-citakan SEAQIL dapat terwujud. Misbah juga mengingatkan para staf bahwa ada dua hal penting dalam bekerja, yakni kenyamanan dan energi yang kuat dari lingkungan eksternal.

Menututup kegiatan, doa bersama kami panjatkan mengiringi langkah SEAQIL ke depan. Selain itu, kami juga memanjatkan doa agar segenap keluarga besar SEAQIL dan yang terlibat didalamnya agar selalu diberikan perlindungan dan nikmat kesehatan, khususnya di masa pandemi Covid-19.

×