SEAQIL jajaki kerja sama dengan Pondok Inspirasi Bahasa Kita

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) jajaki audiensi dengan Pondok Inspirasi-Bahasa Kita pada Kamis [30/03]. Audiensi ini dilakukan dalam rangka membahas kerja sama khususnya terkait program ke-BIPA-an.

Plt. Direktur SEAQIL, R. Dian Dia-an Muniroh, menyampaikan “BIPA sebagai salah satu karya spesialisasi dari SEAQIL sangat mendukung program kerja sama dengan Bahasa Kita. Sehingga, apabila kita bersinergi dan berkolaborasi bersama akan semakin kuat dan dapat meringankan beban serta memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.”

SEAQIL dan Pondok Inspirasi-Bahasa Kita sepakat dalam upaya memartabatkan bahasa Indonesia agar lebih mendunia secara global. Kedua institusi telah mengadakan program yang ditujukan untuk mempromosikan bahasa Indonesia di luar negeri.

Umar Kusumahadi, Pondok Inspirasi (PONDASI) menjelaskan,“Usaha kami lahir dari teman-teman PONDASI yang tersebar dari beberapa daerah dan kampus yang kebanyakan dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Hal ini menunjukkan, untuk menjadi agen bahasa tidak harus dari latar belakang jurusan bahasa itu sendiri. Dan dengan tujuan memartabatkan Bahasa Indonesia, kami mencoba untuk berkolaborasi satu sama lain termasuk SEAQIL”.

Terkait program, “PONDASI-Bahasa Kita mengadakan The 1st Annual Bahasa Indonesia Students Award dimana benefit dari program tersebut adalah dapat belajar bahasa Indonesia langsung dari native speakers Indonesia, Bahasa Kita bekerja sama dengan Konsulat Jenderal di Perth Australia untuk lebih mempopulerkan bahasa Indonesia sebagai jembatan penghubung hubungan bilateral antara Indonesia dan juga Australia.”

“Selain itu, kami membuka kelas daring bahasa Indonesia oleh penutur asing untuk belajar bersama sehingga bisa kami sampaikan kepada pihak global. Usaha kami untuk memartabatkan bahasa Indonesia lahir dari para anggota PONDASI yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk menjadi agen bahasa Indonesia tidak harus selalu berasal dari jurusan bahasa Indonesia,-" kata Umar.

Umar juga menjelaskan, “PONDASI juga membuat program, yakni antologi cerita tentang perjalanan pemelajar bahasa Indonesia di luar negeri yang dapat menjadikan bahasa Indonesia lebih mendunia. Selain itu, Pondasi mencoba mengumpulkan kontributor untuk menulis artikel yang disajikan kepada mereka yang tertarik bahasa Indonesia disesuaikan dengan level pemahaman bahasa indonesia. Artikel tersebut kemudian diterbitkan pada website Bahasa Kita yang dapat dijadikan sebagai bahan ajar bagi mereka yang memiliki keterbatasan sumber referensi bahan ajar dan dapat memenuhi kebutuhan pemelajar dari negara lain,” jelas Umar.

Pendiri Bahasa Kita, Wieke Gur, menyampaikan antusiasnya untuk bekerja sama dengan SEAQIL “Saya senang sekali dalam kesempatan kolaborasi ini, saya percaya jika kita bersama-bersama, kita akan bergerak dengan lebih besar dan cepat. Saya berharap bahasa kita dapat bermanfaat bagi semuanya, karena tujuan saya dari awal memartabatkan bahasa indonesia di dunia”

Pada pembahasan kerja sama ini, PONDASI-Bahasa Kita mengajukan kolaborasi dengan SEAQIL berupa pemberian pelatihan dan pembuatan bahan ajar, menulis artikel/antologi, magang mengajar BIPA, pelatihan, menggunakan aplikasi, membuat konten audio, dan perluasan jejaring.

Deputi Direktur Program, Esra Nelvi M. Siagian, menyampaikan “Bagi saya kami dengan tangan terbuka ingin membantu kolaborasi juga dengan PONDASI-Bahasa Kita, tetapi kami akan melihat lebih detail dan merujuk pada agenda kegiatan SEAQIL. Apabila PONDASI-Bahasa Kita ingin berkolaborasi mengadakan pelatihan khusus untuk para pengajar BIPA di PONDASI-Bahasa Kita itu memungkinkan.”

Esra juga mengutarakan “Pengajar BIPA harus memiliki wawasan keindonesiaan yang luas tentang standar kompetensi ke-BIPA-an. Mereka harus memiliki rasa nasionalisme yang luar biasa.” ujar Esra.

Menindaklanjuti pengajuan kolaborasi tersebut, SEAQIL akan melakukan penandatangan PKS dengan PONDASI-Bahasa yang rencananya akan dilakukan pada bulan April. Selain itu, langkah kolaborasi juga dimulai dengan publikasi pada media publikasi masing-masing, dsb.

Deputi Direktur Administrasi SEAQIL, Misbah Fikrianto, menyampaikan, “Untuk rencana tindak lanjut secara administrasi penandatanganan PKS antara SEAQIL dan PONDASI-Bahasa kita akan dilakukan di bulan April sambil mendiskusikan rencana tindak lanjut. Pertama, pertemuan untuk rencana diseminasi Standar Kompetensi Pengajar BIPA yang akan dilakukan secara daring. Kedua, yaitu publikasi pada masing-masing media publikasi. Ketiga, tentang keterlibatan PONDASI-Bahasa Kita dalam beberapa pertemuan BIPA yang dilaksanakan secara kolaboratif. Terakhir, kemungkinan pengadaan workshop atau pelatihan.”

SEAQIL selalu berupaya melakukan sinergi dengan berbagai pihak guna mendukung pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan di Asia Tenggara. Dalam hal ini, SEAQIL juga memperluas jejaring kemitraan dengan lembaga yang memiliki visi dan misi yang sejalan dengan SEAQIL. Untuk informasi kemitraan, calon mitra dapat menghubungi kami melalui ppr@qiteplanguage.org. (Penulis: Karmelita Nur Andini & Nessya Qurotus Sabillah/Editor: Masrur Ridwan)

×