SEAQIL dan Lembaga Bahasa Terkemuka Jaga Mutu Pengajar BIPA

Dewan Direksi SEAQIL bersama dua narasumber Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penyusunan Standar Kompetensi Pengajar BIPA Tahap 3.

Penyusunan Standar Kompetensi Pengajar (SKP) Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang diinisiasi oleh SEAQIL telah memasuki tahap akhir. Sembilan narasumber dari berbagai lembaga bahasa terkemuka kembali berkumpul pada Jumat [06/08] dalam Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penyusunan Standar Kompetensi Pengajar BIPA Tahap 3. Kegiatan ini diselenggarakan untuk finalisasi draf naskah standar kompetensi pengajar BIPA yang telah disusun dan diperbaiki oleh narasumber.

Pada sesi pembukaan, Direktur SEAQIL, Dr. Luh Anik Mayani memberikan ucapan terima kasih atas kontribusi dari seluruh pihak terlibat dalam penyusunan SKP BIPA selama tiga bulan terakhir. Beliau kemudian menyampaikan, “Harapannya, dokumen yang kita susun ini akan siap kita gunakan, baik di internal SEAQIL ataupun disosialisasikan kepada lembaga-lembaga atau pakar BIPA.” Sebagai salah satu langkah awal penggunaannya, SEAQIL akan menggunakan SKP BIPA sebagai salah satu acuan untuk penyusunan silabus pelatihan metodologi pengajaran BIPA.

Tim SEAQIL dan para narasumber pada akhir sesi diskusi.

Sejalan dengan harapan Luh Anik, tim narasumber yang terdiri atas Yusri Saad (Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemendikbudristek) Dr. Felicia N. Utorodewo (Ketua Tim); Rahmi Yulia Ningsih (Universitas Bina Nusantara Jakarta); Nyoman Riasa (APBIPA Bali); Rosida Erowati (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah); Agus Soehardjono (Wisma Bahasa Yogyakarta); Paulina Chandrasari Kusuma (Universitas Atma Jaya); Dr. Siti Isnaniah (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta); dan Sri Ningsih (Puri Bahasa Yogyakarta) memberikan respon baik terhadap upaya dukungan agar SKP BIPA bisa diakui dan menjadi acuan seperti standar kompetensi lulusan BIPA.

Tim narasumber memberikan respon yang baik melalui diskusi aktif dan komitmen menyelesaikan draf naskah finalisasi SKP BIPA. Secara umum, kegiatan berlangsung dengan fokus pembahasan paparan perbaikan, putusan bersama perbaikan, format naskah secara menyeluruh, serta skenario lanjutan untuk proses diseminasi. Pada akhir kegiatan, bukan hanya SEAQIL, tetapi juga para narasumber merasa optimis dapat menjaga mutu pengajar BIPA di wilayah nasional, regional, maupun internasional melalui SKP BIPA.

×