SEAQIL dan KBRI Bangkok Menjajaki Kerja Sama Penyelenggaraan Pelatihan BIPA

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok, Thailand (KBRI Bangkok) menjajaki kerja sama dalam penyelenggaraan pelatihan metodologi pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

Kerja sama ini diawali dengan pertemuan antara SEAQIL dan KBRI Bangkok yang dilakukan secara daring pada hari Kamis [19/08/2021]. Dalam pertemuan tersebut, mewakili KBRI Bangkok, yakni Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Bangkok, Achmad Wicaksono, Ph.D. dan staf KBRI Bangkok, Sari Suharyo sedangkan dari pihak SEAQIL diwakili oleh Esra Nelvi M. Siagian (Deputi Direktur Program SEAQIL), Dr. Misbah Fikrianto (Deputi Direktur Administrasi), kepala-kepala divisi serta staf.  

Dalam kesempatan tersebut tersebut, Esra Nelvi M. Siagian memaparkan program SEAQIL yang berkaitan dengan BIPA, antara lain penyusunan standar kompetensi pengajar BIPA, penyusunan silabus materi pelatihan BIPA, penulisan naskah video BIPA, produksi video pembelajaran BIPA dan kegiatan BIPA terkait peningkatan sumber daya manusia.

Pertemuan tersebut sekaligus membahas rencana kerja sama kedua belah dalam penyelenggaraan pelatihan metodologi pengajaran BIPA bagi guru BIPA di Indonesia dan Thailand. Pelatihan ini direncanakan untuk dilaksanakan pada bulan September 2021. Terkait hal ini, dukungan dari KBRI Bangkok sangat dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut khususnya dalam memfasilitasi guru BIPA yang ada di Thailand untuk mengikuti pelatihan.

Atdikbud KBRI Bangkok, Achmad Wicaksono, menyambut baik dan menerima  rencana kerja sama dua belah pihak dalam kegiatan pelatihan metodologi pengajaran BIPA. Melalui pertemuan ini, pihak KBRI Bangkok mendapatkan gambaran yang jelas tentang mekanisme kegiatan yang akan dilaksanakan bersama.  

Lebih lanjut, Wicaksono  berharap kerja sama dua belah pihak akan berlanjut tidak hanya terbatas pada program BIPA tetapi juga kegiatan lain yang dapat dikerjasamakan seperti pelatihan penerapan model pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), pelatihan pelaksanaan pembelajaran kurikulum abad 21, dan diseminasi produk SEAQIL. Ditambahkan juga oleh Misbah Fikrianto selaku Deputi Direktur Administrasi bahwa SEAQIL dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan berada di bawah kementerian yang sama sehingga kedua belah pihak dapat lebih leluasa untuk melaksanakan kerja sama dalam kegiatan pelatihan BIPA ataupun program lainnya.

Melalui kerja sama  SEAQIL dan KBRI Bangkok, SEAQIL sebagai Centre yang berfokus pada peningkatan kualitas guru bahasa, berupaya untuk ikut mempromosikan bahasa Indonesia menjadi bahasa lingua franca di kawasan Asia Tenggara.

×