SEAQIL dan IOA Fokus Tingkatkan Kecakapan Berpikir Aras Tinggi Pada Pendidikan Dasar

Direktur SEAQIL, Dr. Luh Anik Mayani, memberikan sambutan pembukaan sekaligus pematerian dalam Pelatihan Peningkatan Kompetensi Literasi dan HOTS.

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) dan Indonesia Overseas Alumni (IOA) bekerja sama menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Literasi dan Kecakapan Berpikir Aras Tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) yang diselenggarakan pada 15—17d November 2021. Sebanyak 50 guru jenjang sekolah dasar (SD) di Wonosobo dan Banjarnegara, Jawa Tengah menjadi peserta yang mendapatkan bekal pengetahuan dan pelatihan keterampilan dari para penulis Panduan Pembelajaran Tematik Integratif untuk jenjang SD yang telah diproduksi SEAQIL.

Pada pembukaan pelatihan, Direktur SEAQIL, Dr. Luh Anik Mayani, menyambut hangat dan mengajak para peserta untuk memaksimalkan peran bahasa melalui peningkatan literasi baca dan tulis. Luh Anik lebih lanjut menjelaskan, “Kami akan mengkombinasikan literasi baca-tulis dan berpikir aras tinggi dengan kecakapan abad 21 yang saat ini menjadi tuntutan dunia. Mari fokus meningkatkan pendidik dan siswa untuk memiliki kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreasi, dan kritis agar dapat berinovasi menciptakan ide kreatif bagi pemajuan pendidikan kita.”

Direktur Eksekutif IOA, Ibu Tanti Sugiharti Singgih, berbagi pandangan yang sama terkait peran literasi dan penerapan HOTS bagi pembelajaran. Tanti memaparkan bahwa kemampuan membaca anak-anak di Indonesia yang masih rendah berdasarkan skor PISA di tahun 2018 menjadi salah satu latar belakang perkumpulan IOA menyelenggarakan pelatihan bersama dengan SEAQIL. Secara spesifik, Tanti menjabarkan bahwa pelatihan bersama ini berada di bawah payung program Guruku Maju di Dieng yang diorganisasi oleh Perkumpulan IOA.

Hal serupa turut diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Wonosobo, Bapak Ahmad Fauzi, yang menyatakan bahwa pelatihan literasi sangatlah penting dan dibutuhkan pada lingkungan sekitar. Selain dapat meningkatkan proses dan hasil belajar pada siswa, literasi yang baik dari para guru memberikan dampak perbaikan manajemen sekolah.

Para peserta pelatihan berdiskusi secara kelompok mengenai ragam model pembelajaran berorientasi HOTS.

Di akhir pelatihan, SEAQIL, IOA dan dinas setempat berbagi harapan yang sama, yakni adanya peningkatan profesionalisme diri peserta sebagai tenaga pendidik melalui penguasaan materi dan keterampilan terkait literasi dan HOTS. Selain itu, implementasi pengetahuan yang didapat dari pelatihan melalui praktik pengembangan rencana pembelajaran berdasarkan kondisi proses pembelajaran masing-masing diharapkan dapat mengasah keterampilan para pendidik dan siswa.

×