SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) Vodcast Live (SVL) episode 18 tayang pada Selasa [11/10] melalui kanal YouTube dan Zoom SEAQIL. Pada episode ketiga SVL Seri Merdeka Belajar Melalui Pembelajaran Bahasa, SEAQIL menghadirkan Elisabet Indah Susanti yang merupakan ketua Kampus Guru Cikal dan Meyrinda Tobing sebagai pewara. Elisabet mengulas topik terkait Implementasi Pembelajaran Terdiferensiasi dalam Pembelajaran Bahasa.
Membuka topik pembahasan pada episode kali ini, Elisabet mengungkapkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi ini merupakan respons guru terhadap keberagaman peserta didiknya. Elisabet menyatakan bahwa pembelajaran berdiferensiasi bukanlah pendekatan yang ‘one size fits all’, tetapi pembelajaran yang ’customize’, yakni pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didiknya.
Dalam penjelasannya mengenai karakteristik pembelajaran berdiferensiasi, Elisabet menyampaikan bahwa pembelajaran ini bersifat proaktif yang memberikan pengajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik yang lebih menekankan pada kualitas daripada kuantitas. Guna mewujudkannya, guru perlu mengawalinya dengan melakukan asesmen diagnosis untuk menganalisis kebutuhan dan kesiapan belajar anak pada awal pembelajaran. Selanjutnya, diferensiasi dilakukan melalui penggunaan berbagai pendekatan konten dan proses pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik.
Mengutip Tomlinson, Susan menjelaskan keberagaman peserta didik, “Keberagaman murid dibagi menjadi kesiapan belajar peserta didik yang berfokus apa pada penguasaan materi dan literasi mereka, melihat juga apa saja minat yang digemari oleh peserta didik sehingga diharapkan bisa menjadi salah satu akses pembelajaran yang relevan berdasarkan minat mereka, dan terakhir profil belajar dari peserta didik (visual, auditori, visual-auditori, dan kinestetis).”
Menanggapi pertanyaan dari pewara mengenai keterampilan yang harus dimiliki oleh guru dalam menghadapi keberagaman peserta didiknya, Elisabet menjelaskan bahwa dalam pembelajaran diferensiasi guru memiliki berbagai peran, seperti menjadi mentor yang memotivasi peserta didik untuk menumbuhkan semangat belajar. Guru juga berperan sebagai desainer pembelajaran untuk merancang dan mengembangkan konsep belajar sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, Elisabet menekankan bahwa guru juga menjadi fasilitator belajar yang membantu peserta didik dalam proses pembelajaran.
Mengakhiri SVL pada episode kali ini, Elisabeth menyimpulkan, “Kalau guru sudah terbiasa melakukan pembelajaran berdiferensiasi maka guru akan lebih mudah dalam memahami peserta didiknya. Guru bisa melihat apa saja kebutuhan yang peserta didik butuhkan untuk beradaptasi dengani pembelajaran yang lebih relevan.”
___
SEAQIL Vodcast Live merupakan program peningkatan kompetensi guru yang inovatif dan dikemas dalam bentuk bincang santai. Tayang rutin setiap hari Selasa (minggu ke-2 dan ke-4 setiap bulannya) pukul 15.00—16.00 WIB. Tiap episode mengangkat tema yang berbeda terkait pengajaran bahasa. Informasi episode SEAQIL Vodcast Live selanjutnya dapat diakses melalui laman dan media sosial SEAQIL. SEAQIL Vodcast Live episode 18 kini sudah dapat ditonton ulang melalui kanal YouTube SEAMEO QITEP in Language.