SEAQIL Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan FKIP UNRAM

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Dr. Luh Anik Mayani, M.Hum. selaku Direktur SEAQIL dengan Prof. Dr. H. A. Wahab Jufri, M.Sc. selaku Dekan FKIP UNRAM.

SOLO - Menindaklanjuti Nota Kesepahaman antara SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) dan Universitas Mataram (UNRAM) yang telah dilakukan di Lombok pada bulan lalu, SEAQIL melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNRAM, terkait pengembangan sumber daya manusia dan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, Kamis [2/12].

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Dr. Luh Anik Mayani, M.Hum. selaku Direktur SEAQIL dengan Prof. Dr. H. A. Wahab Jufri, M.Sc. selaku Dekan FKIP UNRAM. PKS antara SEAQIl dan FKIP UNRAM ini merupakan penegasan komitmen dari kedua belah pihak dalam mewujudkan  pemajuan pendidikan di Indonesia. Kerja sama ini juga diharapkan dapat mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Lingkup kerja sama SEAQIL dan FKIP UNRAM nantinya tidak hanya terbatas hanya dalam pelaksanaan kegiatan pemagangan mahasiswa. Kerja sama antara institusi ini diharapkan bisa diimplementasikan dalam program-program sinergitas, seperti penelitian dan pengembangan bidang pendidikan dan bahasa, pengembangan dan publikasi karya ilmiah, pelatihan, seminar, lokakarya dan banyak lagi untuk peningkatan kualitas Pendidikan khususnya di Indonesia.

Penandatanganan Perjanjian kerja sama ini dilakukan pada sesi kegiatan Inter-Centre Collaboration Meeting yang dilaksanakan oleh tujuh SEAMEO Centres di Indonesia (7SCI) pada 1—3 Desember di Solo. Selain SEAQIL dan FKIP UNRAM, SEAMEO Centre lainnya turut melakukan penandatanganan PKS dengan beberapa fakultas di UNRAM, antara lain Fakultas Pertanian, Fakultas MIPA, Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri (FATEPA), dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UNRAM.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Zulhamsyah Imran (Direktur SEAMEO BIOTROP) mewakili 7 SCI menyampaikan harapannya bahwa SEAMEO Centre dapat memberikan kontribusi di setiap daerah di Indonesia baik melalui kerja sama dengan perguruan tinggi atau dinas pendidikan setempat. Tujuh SCI dapat bekerja sama dengan mitra potensial khususnya dalam berbagi sumber daya untuk mendapatkan manfaat bersama. Lebih lanjut, Zulhamsyah menambahkan bahwa setiap Centre juga menangani hal yang terkait dengan bidang penelitian dan pelatihan sehingga dapat berkolabrasi dalam kegiatan untuk pemajuan pendidikan. (ES)

×