SEAQIL Siapkan Bahan Ajar Simakan melalui Klub Virtual Bahasa Jepang

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) meyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Simakan berkolaborasi dengan Japan Foundation (JF) dan Asosiasi Guru Bahasa Jepang Indonesia (AGBJI). Pelatihan ini menjadi kegiatan pertama dalam program inovatif Klub Virtual Bahasa Jepang (KVBJ) SEAQIL serta dilaksanakan pada 1 Agustus–22 September 2022 setiap hari Senin dan Kamis melalui Zoom. Dengan bantuan fasilitator penutur jati bahasa Jepang dari JF, kompetensi pedagogis dan profesional dari 40 peserta guru bahasa Jepang diharapkan dapat meningkat.

Pada pembukaan pelatihan, Direktur SEAQIL, Dr. Luh Anik Mayani menuturkan bahwa KVBJ menjadi salah satu upaya SEAQIL dalam meningkatkan kompetensi guru bahasa Jepang. Dalam konteks penguasaan kompetensi profesional, seorang guru bahasa Jepang diharapkan dapat menguasai bahasa Jepang, baik secara reseptif dan produktif, dalam aspek komunikasi lisan dan tertulis. Secara spesifik, pelatihan ini bertujuan untuk membantu guru dalam merancang pembelajaran, menyediakan bahan simakan yang tepat, serta meningkatkan keterampilan digital.

Sejalan dengan penuturan Luh Anik, Direktur JF, Takahashi Yuichi, menyampaikan persetujuan terkait kebutuhan variasi bahan simakan dalam pembelajaran bahasa Jepang. “Kemampuan menyimak merupakan salah satu dasar dalam menguasai bahasa. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang tepat dan simakan yang sesuai guna mencapai target kemampuan siswa yang diharapkan,” tambah Takahashi.

Selain dukungan JF, Ketua AGBJI, Lussy Novarida Ridwan juga turut menyampaikan apresiasi dan harapan terhadap pelaksanaan pelatihan. Lussy menyampaikan dukungan AGBJI dalam peningkatan kompetensi rekan-rekan guru bahasa Jepang di Indonesia melalui pelatihan ini. Selain itu, Lussy berharap KVBJ dapat menjadi kegiatan berkelanjutan yang dapat mengayomi dan mengasah keterampilan guru bahasa Jepang.

Pelatihan ini menghadirkan tim pengajar yang berasal dari SEAQIL dan fasilitator penutur jati bahasa Jepang yang berasal dari JF. Selama 2 bulan kegiatan, para peserta mendapatkan pendampingan dari tim pengajar dan fasilitator dalam pembuatan bahan ajar simakan dan rencana pembelajaran menyimak. Kedua hasil pelatihan tersebut akan dipublikasikan oleh SEAQIL dan dapat digunakan secara gratis oleh guru-guru Bahasa Jepang di Indonesia. Pembuatan bahan ajar simakan ini akan menggunakan aplikasi perekam dan pengeditan audio. Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan digital peserta.

×