SEAQIL Siap Latih Mahasiswa Menjadi Pendamping Andal

SEAQIL Siap Latih Mahasiswa Menjadi Pendamping Andal

 

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) melibatkan pegiat literasi, ahli dari perguruan tinggi, serta media nasional untuk memberikan bekal, baik pengetahuan teoretis maupun praktiskepada 390 mahasiswa calon pendamping Klub Literasi Sekolah.

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) mengadakan pelatihan bagi pelatih untuk calon pendamping Klub Literasi Sekolah (KLS) pada Senin [8/1]. Melalui pelatihan bagi pelatih ini, SEAQIL melibatkan 390 mahasiswa calon pendamping KLS yang lolos seleksi tahap I setelah menerima lebih dari 600 pemohon magang. SEAQIL melibatkan para pegiat literasi, serta para ahli dari perguruan tinggi, dan media nasional dalam pelatihan ini.

Dr. Luh Anik Mayani (Direktur SEAQIL) menyebutkan bahwa Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, serta penetapan Assesmen Nasional dengan literasi sebagai salah satu komponen penilaian menjadi tantangan sendiri bagi semua unit pendidikan, baik sekolah, pendidik, maupun peserta didik yang kemudian menjadi dasar gagasan di balik layar KLS.

“Tantangan ini kami respons dengan menginisisai Klub Literasi Sekolah yang merupakan suatu program yang diharapkan dapat mengintegrasikan tercapainya beberapa tujuan, yaitu meningkatkan budaya literasi baca-tulis dan tutur siswa; meningkatkan kemampuan abad Ke-21; mendukung kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, serta memperluas jejaring kemitraan SEAQIL,” ujar Luh Anik.

Luh Anik kemudian menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan bekal kepada mahasiswa, baik pengetahuan teoretis maupun praktis untuk menjadi pendamping KLS. Luh Anik juga mengungkapkan bahwa SEAQIL merancang KLS sebagai suatu kegiatan dengan target nyata, yaitu siswa yang menjadi anggota KLS ini dapat membaca satu buku atau menghasilkan satu karya dalam satu siklus pelaksanaan KLS (tiga bulan).

“Untuk menyukseskan KLS, kami mohon dukungan penuh dari narasumber dan juga partisipasi aktif mahasiswa untuk mengikuti pelatihan bagi pelatih KLS,” harap Luh Anik. Menurutnya, kesuksesan pelatihan bagi pelatih akan menjadi awal penting bagi kesuksesan awal pelaksanaan KLS. Luh Anik kemudian membuka kegiatan seraya berharap bahwa mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dengan semaksimal mungkin, sehingga rekan-rekan mahasiswa dapat menjadi pendamping yang andal.

 

Narahubung:
Masrur Ridwan
Divisi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
SEAMEO QITEP in Language
Jalan Gardu, Srengseng Sawah, Jagakarsa
Jakarta Selatan, Jakarta 12640
INDONESIA

Telepon: 021 78884106
Pos-el: ppr@qiteplanguage.org
Laman: qitepinlanguage.org

Twitter: QITEPinLanguage
Instagram: qitepinlanguage

 

×