Jakarta, 13 Juli 2026 - SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) menandai hari jadinya yang ke-17, merayakan tujuh belas tahun komitmen dalam memperkuat pendidikan bahasa serta meningkatkan kapasitas guru dan tenaga kependidikan di Asia Tenggara.
Dengan mengusung tema, "Advancing Language Education through Literacy, Character, and Technology," SEAQIL terus mengedepankan area strategis yang menjadi fokus pelaksanaan programnya selama tiga tahun terakhir. Melalui area tersebut, SEAQIL menempatkan literasi sebagai dasar pembelajaran, karakter sebagai nilai penting dalam pendidikan, serta teknologi sebagai sarana untuk mendukung proses pembelajaran dan pengajaran bahasa yang bermakna serta relevan dengan kebutuhan masa depan.
Sejak didirikan pada tahun 2009, SEAQIL telah berkembang menjadi pusat regional yang memfasilitasi peningkatan kapasitas, penelitian, berbagi pengetahuan, dan kerja sama kelembagaan di bidang pendidikan bahasa. Bekerja sama dengan kementerian yang membidangi pendidikan di negara-negara anggota SEAMEO, SEAMEO Secretariat, sekolah, perguruan tinggi, lembaga mitra, serta berbagai mitra pembangunan, SEAQIL terus memberikan kontribusi melalui program pelatihan, forum akademik, publikasi ilmiah, inisiatif berbasis sekolah, dukungan kebijakan, dan kerja sama regional.
Selama tiga tahun terakhir, SEAQIL memperluas jangkauan keterlibatannya melalui 6.422 individu yang berpartisipasi, 184 program dan kegiatan, lebih dari 80 inisiatif kerja sama atau lembaga mitra, serta partisipasi dari lebih dari 60 negara. Capaian tersebut mencerminkan kepercayaan dan kolaborasi yang memungkinkan SEAQIL untuk terus mendukung guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan masyarakat di seluruh kawasan regional.
Memasuki tahun ke-18, SEAQIL tetap berkomitmen untuk mendukung peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, memperkuat kerja sama regional, mendorong inovasi dalam pendidikan bahasa, serta berkontribusi terhadap terwujudnya pendidikan yang inklusif dan berkualitas di Asia Tenggara. Berbekal pengalaman selama tujuh belas tahun, SEAQIL akan terus bekerja sama dengan para mitra untuk memajukan pendidikan bahasa melalui penguatan literasi, karakter, dan teknologi.
Merefleksikan pencapaian tersebut, Direktur SEAQIL menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan SEAQIL.
"Dalam momentum peringatan hari jadi SEAQIL yang ke-17 ini, atas nama seluruh jajaran SEAQIL, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan kami selama tujuh belas tahun terakhir. Kami menyampaikan apresiasi kepada para alumni program SEAQIL, kementerian yang membidangi pendidikan di negara-negara anggota SEAMEO, Sekretariat SEAMEO, serta seluruh lembaga mitra atas kepercayaan, dukungan, dan kerja sama yang terus terjalin hingga saat ini."
"Saya juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh staf SEAQIL, baik yang masih bertugas maupun yang pernah menjadi bagian dari SEAQIL, atas komitmen, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan selama ini. Berbagai capaian SEAQIL tidak akan terwujud tanpa semangat dan komitmen bersama dari begitu banyak individu dan institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan bahasa. Ke depan, kami berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh mitra untuk memajukan pendidikan bahasa melalui literasi, karakter, dan teknologi. Terima kasih."
Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-17, SEAQIL juga meluncurkan logo peringatan sebagai representasi visual atas perjalanan serta komitmennya yang berkelanjutan dalam memajukan pendidikan bahasa. Logo yang memadukan angka 17 dengan siluet buku terbuka tersebut melambangkan literasi sebagai fondasi pembelajaran, sementara bentuknya yang mengarah ke atas dan condong ke depan mencerminkan semangat untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan siap menghadapi masa depan.
Ke depan, SEAQIL akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan para mitra regional dalam memajukan pendidikan bahasa melalui kolaborasi, inovasi, serta pengembangan kapasitas di kawasan Asia Tenggara. (Penulis: Ryan | Editor: Ridwan)