SEAQIL Lakukan Finalisasi Buku Penilaian dalam Pengajaran Bahasa

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) menyelenggarakan diskusi kelompok terpumpun (DKT) finalisasi buku Penilaian dalam Pengajaran Bahasa secara daring pada Selasa (14/12). Tahap finalisasi dihadiri oleh tim penulis buku dan dua narasumber, Bapak M. Yusri Saad (Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbudristek) dan Ibu Ebah Suhaebah (Nonlembaga). Hadirnya para pakar diharapkan dapat membantu tim penulis dalam menyempurnakan dan memfinalkan dari aspek konten dan kebahasaan sebelum dipublikasikan.

Penyusunan buku Penilaian dalam Pengajaran Bahasa telah dilakukan semenjak awal tahun 2021 dengan didahului oleh survei analisis kebutuhan. Tiga poin utama hasil survei yang menjadi fokus dalam penyusunan buku penilaian adalah 1) penilaian dengan empat keterampilan bahasa; 2) ragam teknik penilaian, dan; 3) penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Dalam sambutan pembukaan DKT, Deputi Direktur Program SEAQIL, Esra Nelvi M. Siagian, mengungkapkan harapannya untuk keberlanjutan penyusunan buku, “Pada Oktober lalu, kami (SEAQIL) melakukan validasi buku dengan mengundang narasumber akademisi dan guru-guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) bahasa untuk menguji aplikasi buku penilaian.  Harapannya, di tahun 2022 buku penilaian sudah terbit dan bisa diterjemahkan ke bahasa asing.”

Tim penulis buku dan staf SEAQIL berfoto bersama narasumber pada akhir sesi diskusi finalisasi buku Penilaian dalam Pengajaran Bahasa.

Berdasarkan validasi buku, tim penulis telah memperbaiki dan mengembangkan isi buku dengan fokus pada 1) penyelarasan terminologi; 2) penyelarasan format (tabel, judul, atau gambar), dan; 3) penambahan penggunaan contoh (dengan catatan diutamakan berbahasa Inggris). Hasil perbaikan tersebut kemudian lanjut memasuki tahap finalisasi. Dalam diskusi, salah satu narasumber, yakni M. Yusri Saad, memberikan tanggapan, “Bentuk, teknik, dan perancangan yang tidak bertele-tele untuk penilaian empat keterampilan bahasa. Secara umum, isi buku sudah bisa dijadikan menjadi referensi bagi para guru bahasa.”

Keterlibatan berbagai pihak selama rangkaian proses penyusunan, mulai dari penyusunan kerangka, konten, dan validasi buku diharapkan dapat mengoptimalisasikan hasil akhir buku Penilaian dalam Pengajaran Bahasa. Pada akhir setiap rangakaian proses penyusunan, SEAQIL dan para narasumber berbagi tujuan yang sama, yakni tersedianya referensi bagi para guru dalam mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi penilaian di ruang lingkup pengajaran bahasa. (/fh)

×