SEAQIL Lakukan DKT Analisis Data dan Pelaporan Hasil Monev dengan Melibatkan Laboratorium PEP SPS UNY

SEAQIL Lakukan DKT Analisis Data dan

Pelaporan Hasil Monev dengan Melibatkan Laboratorium PEP SPS UNY

 

Yogyakarta—SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) menyelenggarakan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Analisis Data dan Pelaporan Hasil Monitoring dan Evaluasi (monev) pada 20 Juli 2026 di Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari monev implementasi program pelatihan yang telah dilaksanakan pada 17–18 Juni 2026 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Melalui DKT, SEAQIL bersama tim laboratorium Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP) SPS) UNY melakukan analisis mendalam terhadap data hasil monitoring dan evaluasi guna menyusun laporan yang komprehensif serta merumuskan rekomendasi untuk penyempurnaan program-program SEAQIL ke depannya.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Riset, dan Kerja Sama SPS UNY, Prof. Dr. Dyah Kumalasari, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara SEAQIL dengan SPS UNY dalam mengembangkan evaluasi program yang berbasis data sebagai landasan peningkatan mutu pendidikan.

Deputi Direktur Administrasi SEAQIL, Dr. Misbah Fikrianto, M.M., M.Si., turut menegaskan bahwa monev merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari setiap program pengembangan profesional dan pedagogis yang diselenggarakan SEAQIL.

"Monitoring dan evaluasi bukan sekadar mengukur keberhasilan suatu program, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi SEAQIL untuk terus menyempurnakan program-program pengembangan profesional. Temuan dan rekomendasi yang dihasilkan menjadi dasar dalam merancang pelatihan yang semakin relevan dengan kebutuhan guru serta mampu memberikan dampak yang lebih nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa," jelas Misbah.

DKT dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas pelaksanaan dua kegiatan pelatihan SEAQIL pada tahun 2025, yaitu Pelatihan Penerapan Deep Learning dan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Guru SMP Kabupaten Muara Enim serta Pelatihan Kompetensi Digital untuk Pengajaran Bahasa Inggris di Tingkat Sekolah Menengah Pertama. Monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan sebelumnya bertujuan memperoleh gambaran mengenai implementasi hasil pelatihan di sekolah, mengidentifikasi dampaknya terhadap praktik pembelajaran, serta menilai kontribusinya terhadap peningkatan kompetensi guru.

Selanjutnya, tim SEAQIL memaparkan hasil awal monev implementasi program pelatihan kepada akademisi dari Laboratorium PEP SPS UNY. Paparan tersebut menjadi dasar diskusi untuk mengidentifikasi temuan awal, memperoleh masukan, serta merumuskan tindak lanjut yang diperlukan guna mendukung penyusunan laporan hasil monev.

Kegiatan ini turut melibatkan Dr. Widihastuti, S.Pd., M.Pd., Dr. Yolandaru Septiana, M.Pd., dan Dr. Ezi Apino, M.Pd. yang memberikan pendampingan akademik dalam proses analisis data, interpretasi temuan, serta penyusunan rekomendasi hasil monev. Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan laporan yang tidak hanya menggambarkan dampak program, tetapi juga menjadi dasar pengambilan keputusan untuk pengembangan program-program SEAQIL pada masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, SEAQIL menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas program pengembangan profesional guru melalui pemanfaatan hasil monitoring dan evaluasi. Temuan, interpretasi, dan rekomendasi yang dihasilkan dalam DKT akan menjadi dasar penyusunan laporan hasil monitoring dan evaluasi serta penyempurnaan program-program SEAQIL pada masa mendatang. (Penulis: Ryan | Editor: Ridwan)

×