Pembelajaran Kreatif Bahasa Mandarin Bersama SEAQIL dan GCA

Klub Virtual Bahasa Mandarin gelombang III yang telah berjalan selama 3 bulan resmi berakhir pada Rabu (15/09). Berkolaborasi dengan Global Cultural Adventurers (GCA) Tiongkok, SEAQIL berhasil meningkatkan keterampilan berbahasa, mengajar serta memperkaya wawasan budaya Tiongkok bagi para peserta yang tak lain adalah guru bahasa Mandarin.

Direktur SEAQIL, Dr. Luh Anik Mayani, mengucapkan terima kasih secara tulus kepada seluruh pihak yang terlibat atas kerja keras dan komitmennya selama tiga bulan terakhir. Lebih lanjut beliau mengatakan, “Setelah pelaksanaan dua gelombang, melihat GCA Tiongkok selalu memberikan pemagang terbaik, gelombang ketiga ini kemudian dirancang ulang untuk mencapai target yang lebih tinggi; membuat video pembelajaran. Kami percaya materi pembelajaran akan bermanfaat bagi guru untuk meningkatkan keterampilan mengajar dan memperkaya bahan ajar mereka.”

Direktur Departemen Bisnis Internasional GCA Tiongkok, Melinda Ma, kemudian memberikan respon penuh harapan terkait kolaborasi jangka panjang dan kontribusi pada pengajaran dan pembelajaran bahasa. Lebih lanjut, beliau juga berharap agar kedua belah pihak dapat selalu saling belajar dalam membuat program untuk kemajuan dan manfaat bersama di masa depan. Menurutnya, mahasiswa Tiongkok memiliki minat yang besar untuk mengikuti program magang ini dan berbagi keterampilan berbahasa mereka dengan tujuan pendidikan.

 

Salah satu peserta magang untuk angkatan ini, Lily, berkomentar bahwa para peserta mampu meningkatkan kemampuan bahasa dan komunikasi melalui pembelajaran berbasis proyek dalam membuat video pembelajaran. Ia menambahkan, “Hal ini memiliki kesan khusus karena para peserta dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dan memanfaatkan hasil video sebagai bahan ajar mereka. Selain itu, kami juga berdiskusi metode pengajaran seperti bagaimana memulai dan memunculkan kelas yang interaktif.” Tanggapan serupa diberikan oleh salah satu peserta, Iriyanti, dengan menyatakan bahwa program pelatihan ini telah membantunya menjadi lebih kreatif dalam menggunakan aplikasi untuk merancang bahan ajar.

Beberapa perbaikan program di masa depan juga menjadi catatan pertimbangan oleh SEAQIL. Misalnya, memberikan bimbingan pedagogis pada pemagang dan membagi peserta pelatihan ke dalam kelompok sesuai dengan tingkat kemahiran berbahasa untuk menentukan lebih lanjut hasil akhir dari kelompok tersebut. Secara keseluruhan, SEAQIL dan GCA berharap bahwa Klub Virtual Bahasa Mandarin tidak hanya memberikan manfaat bagi pesertanya tetapi juga secara regional karena video pembelajaran yang dihasilkan juga dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan bahasa siswa mereka.

×