Kaitan Era Digital dengan Kompetensi Guru Bahasa Asing

Kaitan Era Digital dengan Kompetensi Guru Bahasa Asing

Menyusul kesuksesan tahun sebelumnya, SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) menyelenggarakan Pelatihan Online Peningkatan Kompetensi Guru mulai tanggal 5 April — 5 Juli 2021 dengan menggunakan platform pembelajaran bahasa online. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan 600 guru bahasa Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol di Asia Tenggara.

Jakarta, 5 April 2021 – Menanggapi respon yang sangat positif, Direktur SEAQIL, Dr Luh Anik Mayani, melaporkan bahwa SEAQIL menerima 1273 peminat dari seluruh negara Asia Tenggara dan mengabulkan 600 di antaranya untuk menjadi peserta Pelatihan Daring Peningkatan Kompetensi Guru tahun 2021. Jumlah totalnya peserta terpilih adalah guru bahasa dari 8 negara: Kamboja, Indonesia, Malaysia, Laos, Myanmar, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Bersamaan dengan pembukaan pelatihan ini, SEAQIL juga mengadakan webinar bertema “Meningkatkan Kompetensi Guru Bahasa Asing di Era Digital” pada Senin, 5 April 2021.

Sebelum webinar dimulai, Direktur Sekretariat SEAMEO, Dr Ethel Agnes P Valenzuela memberikan sambutan hangat dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pelatihan dan webinar tersebut. Ia berharap, baik pelatihan maupun webinar akan menjadi kesempatan bagi pendidik bahasa di Asia Tenggara untuk memanfaatkan media pembelajaran bahasa terbaik selama situasi pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang diwakili oleh Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Ir Hendarman, M.Sc., Ph.D., turut mendukung program SEAQIL untuk para guru Asia Tenggara. Beliau membuka secara resmi pelatihan dan webinar tersebut dengan sambutan, “Melalui kompetensi bahasa asing yang baik/tinggi, guru juga akan meningkatkan kompetensi profesionalnya, terutama dalam penguasaan bahan ajar yang mendalam sehingga mampu menyampaikan materi ajar dengan lebih baik.”

Dengan dukungan dari SEAMEO Secretariat dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, tiga narasumber yaitu, 1) Dr. Ethel Agnes P. Valenzuela (Direktur Sekretariat SEAMEO); 2) Patrick Logé (Pendiri Altissia); dan 3) Daniel Ari Widhiatama, S.Pd., M.Hum. (Dosen Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY)) berbagi pengetahuannya dalam pembelajaran digital. Dalam paparannya, Ethel Agnes menjelaskan bagaimana Perencanaan strategis SEAMEO 2021-2031 memiliki peran untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital.  Patrick Logé dan Daniel Ari kemudian menambahkan dengan berbagi ragam media pembelajaran digital, termasuk Altissia yang saat ini digunakan sebagai media Pelatihan Darung Peningkatan Kompetensi Guru. untuk digunakan dalam proses pembelajaran bahasa. Para narasumber kemudian sepakat bahwa pemanfaatan teknologi selama pandemi ini akan memperkuat strategi pengajaran dan pembelajaran bahasa untuk menciptakan proses belajar yang bermakna.

Teknologi dapat membantu guru dan siswa dalam meningkatkan kompetensi bahasa, baik untuk keterampilan reseptif maupun keterampilan produktif. Pada akhir webinar, Direktur SEAQIL, Dr. Luh Anik Mayani, memberikan kesimpulan bahwa, baik pelatihan maupun webinar ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi para peserta serta membiasakan diri dengan isu-isu pendidikan dan teknologi di era digital. Luh Anik menambahkan, “teknologi tidak akan pernah menggantikan peran guru, penting bagi guru untuk dapat menyeimbangkan pembelajaran tatap maya dengan tatap muka.” Oleh karena itu, partisipasi guru dari seluruh Negara Anggota SEAMEO dibutuhkan untuk menjamin pemerataan pendidikan di Asia Tenggara.

Narahubung:
Farrah Halimatussadyah
Divisi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
SEAMEO QITEP in Language
Jalan Gardu, Srengseng Sawah, Jagakarsa
Jakarta Selatan, Jakarta 12640
INDONESIA

Telepon: 021 78884106
Pos-el: ppr@qiteplanguage.org
Laman: qitepinlanguage.org
Twitter: QITEPinLanguage
Instagram: qitepinlanguage
Facebook: qiteplanguage
YouTube: SEAMEO QITEP in Language

×