Awali kolaborasi dan sinergi, SEAQIL dan Balai Bahasa Provinsi Bali Tandatangani Nota Kesepahaman

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) dan Balai Bahasa Provinsi Bali melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MOU) pada 12 Oktober 2021 di Hotel Puri Santrian, Bali.

Penandatanganan nota kesepahaman kedua belah pihak dilakukan oleh Dr. Luh Anik Mayani selaku Direktur SEAQIL dan Toha Machsum, M.Ag. selaku Kepala Balai Bahasa Provinsi. Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh kedua belah pihak bertujuan untuk memperkuat fungsi kedua lembaga dalam peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia bidang bahasa melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, lokakarya, seminar, dan program kerja sama lain guna mendukung tugas dan fungsi pokok institusi masing-masing.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Dr. Luh Anik Mayani selaku Direktur SEAQIl dan Toha Machsum, M.Ag. selaku Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali.

Dr. Luh Anik Mayani menyampaikan bahwa Balai Bahasa Provinsi Bali merupakan mitra yang strategis dan potensial dalam pengembangan program BIPA, literasi serta program lain yang mendukung kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yakni Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM). “Melalui kolaborasi dan sinergi antara SEAQIL dan Balai Bahasa Provinsi Bali, peluang utk pertukaran sumber daya di antara kedua lembaga akan semakin terbuka khususnya dalam pelaksanaan program-program yang mendukung kebijakan kemendikbudristek”, ujar Luh Anik. Dalam program yang lebih luas, kerja sama dua lembaga diharapkan dapat meningkatkan kualitas guru bahasa di Provinsi Bali dan juga di daerah lain di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Toha Machsum mengungkapkan bahwa penandatanganan nota kesepahaman antara SEAQIL dan Balai Bahasa Provinsi Bali merupakan tindak lanjut penjajakan kerja sama yang dilakukan dua institusi di bulan Juni lalu, hingga ada titik temu untuk bidang yang dapat dikerjasamakan oleh kedua belah pihak. Toha berharap penandatanganan nota kesepahaman ini dapat segera ditindaklanjuti dengan penyelenggaraan kegiatan, khususnya untuk program BIPA, literasi dan program untuk peningkatan kualitas guru-guru bahasa di Bali.

Sebagai lembaga yang sama-sama bergerak dalam bidang kebahasaan, sinergi SEAQIL dan Balai Bahasa Provinsi Bali diharapkan dapat semakin meningkatkan kinerja lembaga kedua belah pihak, khususnya dalam pemajuan pendidikan bahasa. (Es)

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara SEAQIl dan Balai Bahasa dilakukan di awal kegiatan Diseminasi Standar Kompetensi Pengajar BIPA di Bali.

×