12 Tahun SEAQIL Memajukan Ekosistem Pendidikan Bahasa Asia Tenggara

Siaran Pers
Jakarta, 13 Juli 2021

 

12 Tahun SEAQIL Memajukan Ekosistem Pendidikan Bahasa Asia Tenggara

 

Memperingati hari jadi ke-12, SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) mengusung tema “12 Tahun Memajukan Pendidikan Bahasa: Akselerasi Merdeka Belajar—Kampus Merdeka”. Melalui pencapaian dan dukungan yang didapat, SEAQIL optimis dapat terus memberikan kontribusi terbaiknya pada tahun-tahun mendatang.

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) mengusung tema “12 Tahun Memajukan Pendidikan Bahasa: Akselerasi Merdeka Belajar—Kampus Merdeka” untuk memperingati hari jadinya pada 13 Juli 2021. Selama 12 tahun, SEAQIL telah melaksanakan berbagai program pelatihan, penelitian, perluasan jejaring serta menghasilkan produk-produk aplikatif untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dalam bidang bahasa. 

SEAQIL senantiasa mendukung kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, terutama guru penggerak, kampus merdeka, dan pemajuan kebudayaan dan Bahasa melalui berbagai programnya. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Ainun Na'im, memberikan ucapan selamat atas kontribusi SEAQIL di bidang pendidikan bahasa, “SEAQIL dapat dianggap muda dibandingkan Centre lainnya, tetapi pencapaiannya sudah mengesankan dalam beberapa tahun ini. Program pelatihan, modul pembelajaran, dan video yang adaptif sangat berguna dan aplikatif bagi proses pengajaran dan pembelajaran bahasa di era digital.” 

Lebih lanjut, SEAQIL selalu menyelaraskan pada 7 area prioritas SEAMEO, lebih spesifiknya yakni revitalisasi pendidikan guru dan adopsi kurikulum abad ke-21. Direktur SEAMEO Secretariat, Dr. Ethel P. Valenzuela, kemudian memberikan ucapan selamat dan apresiasi atas peran SEAQIL yang turut memimpin transformasi guru dan pelajar bahasa di Asia Tenggara. Sejalan dengan hal tersebut, Direktur SEAQIL, Dr. Luh Anik Mayani, menyampaikan harapannya untuk SEAQIL pada tahun-tahun baik di masa depan. Beliau berharap SEAQIL dapat terus berusaha dan berkarya untuk berkontribusi guna memajukan pendidikan bahasa di Asia Tenggara. Dalam upaya mencapai tujuannya, hal tersebut tentunya dapat terlaksana melalui sinergi dengan mitra SEAQIL yang terdiri atas Dinas Pendidikan Provinsi, Perguruan Tinggi, lembaga bahasa, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam 12 tahun perjalanannya, SEAQIL telah melibatkan lebih dari 16.000 pendidik, tenaga kependidikan, dan pelajar pada berbagai program dan penghasilan produk kreatifnya. Adapun area pengembangan program dan kegiatan SEAQIL secara umum meliputi: 1). Metodologi Pembelajaran Bahasa; 2) Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA); 3) Penelitian Tindakan Kelas/Penelitian dalam Pendidikan Bahasa; 4) Peningkatan Kecakapan Bahasa; dan 5) Pendidikan Multibahasa Berbasis Bahasa Ibu; dan 6) Literasi.

Meskipun dunia berada dalam kondisi pandemi selama beberapa tahun terakhir, SEAQIL dapat menyelaraskan langkahnya agar tetap memberikan pelayanan terbaik bagi audiensnya. Beberapa program inovatif kemudian lahir sebagai respon terhadap kondisi terkini dan bentuk dukungan pada kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka, diantaranya: 1) Pengembangan Modul untuk Pembelajaran Bahasa; 2) Produksi 43 Video Pembelajaran (pembelajaran dalam kelas, animasi, podcast, dan monolog); 3) Beasiswa Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa di Asia Tenggara; 4) Storytelling Competition; 5) Klub Literasi Sekolah dan; 6) Klub Virtual Mandarin.

Bagi sebuah organisasi, 12 tahun dapat dikatakan sebagai usia yang relatif masih muda. Melalui berbagai pencapaian dan dukungan yang telah didapat, SEAQIL optimis dapat terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pendidik dan tenaga pendidik dalam bidang bahasa pada tahun-tahun gemilang berikutnya. Lebih lanjut, SEAQIL berharap dapat meningkatkan sumber daya manusia yang terampil, unggul dan berdaya saing untuk senantiasa memajukan ekosistem pendidikan bahasa baik pada skala nasional maupun regional.

 

Tentang SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL)

SEAMEO Regional Centre for Quality Improvement of Teachers and Education Personnel (QITEP) in Language (SEAQIL) merupakan salah satu pusat regional dari The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) atau Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara. Di Indonesia, SEAQIL berada di bawah koordinasi Kemendikbud dan berfokus pada pengembangan kualitas guru bahasa (Bahasa Indonesia sebagai Penutur Asing (BIPA), Arab, Jepang, Jerman, dan Mandarin) serta tenaga kependidikan melalui pelatihan, seminar, lokakarya, dan pelayanan lainnya.

 

Narahubung:
Farrah Halimatussadyah (+62)895-4120-42002
Divisi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
SEAMEO QITEP in Language
Jalan Gardu, Srengseng Sawah, Jagakarsa
Jakarta Selatan, Jakarta 12640
INDONESIA

Telepon: 021 78884106
Pos-el: ppr@qiteplanguage.org
Laman: qitepinlanguage.org
Twitter: QITEPinLanguage
Instagram: qitepinlanguage
Facebook: qiteplanguage
YouTube: SEAMEO QITEP in Language

×