SEAQIL dan MSIB Angkatan V selenggarakan Webinar memperingati Hari Sumpah Pemuda

SEAQIL dan MSIB Angkatan V selenggarakan Webinar memperingati Hari Sumpah Pemuda

 

 

SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL) dan Mahasiswa Magang Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Angkatan V menyelenggarakan webinar bertajuk "Mewujudkan Gen-Z yang Beretika dan Literat dalam Mengonsumsi dan Memproduksi Konten di Era Digital" pada 30 Oktober 2-23 Senin (30/10) dengan moda campuran di Gedung H.B Jassin serta melalui platform zoom dan kanal Youtobe SEAQIL. Webinar ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda di Indonesia dengan fokus SEAQIL pada bidang pendidikan bahasa.

Kegiatan ini diikuti oleh 216 peserta yang merupakan siswa, mahasiswa, guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat umum. Deputi Direktur Administrasi SEAMEO Regional Center for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON), Zainun Misbah, S.S.,M.Sc., Deputi Direktur Administrasi SEAMEO QITEP in Science (SEAQIS), Zuhe Safitra, M.Pd. serta Dosen perwakilan pembimbing program MSIB angkatan 5 dari Politeknik Negeri Media Kreatif dan Universitas Raharja juga turut memberikan kehadiran dan dukungan pada acara tersebut.

Webinar ini berupaya menciptakan ruang untuk mengembangkan keterampilan literasi Gen-Z danmendorong mereka agar tidak hanya ahli dalam berbahasa tetapi juga memahami etika dalam mengonsumsi dan memproduksi konten literasi di era digital.

Plt. Direktur SEAQIL, R. Dian Dia-an Muniroh, Ph.D., menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda memiliki arti yang lebih dan relevan bagi setiap generasi, termasuk generasi Gen-Z. “Sumpah pemuda mengajarkan nilai-nilai persatuan, perjuangan, dan mencintai kebudayaan. Dengan memahami dan menerapkan semangat Sumpah Pemuda dan memanfaatkan teknologi digital, gen-Z diharapkan sekurang-kurangnya dapat melakukan 3 hal. Pertama, membangun persatuan dan menghormati perbedaaan di ruang digital. Kedua, menggunakan teknologi dan media sosial untuk mengodvokasi perubahan sosial. Ketiga, memanfaatkan teknologi untuk berbagi pengetahuan dengan memahami dan menerapkan etika literasi digital. Dengan kemudian, gen-Z dapat menjadi agen perubahan yang bertanggung jawab yang dapat menghormati perbedaan dan memanfaatkan teknologi umtuk kemajuan sosial.”

Dalam laporan kegiatan, Deputi Direktur Administrasi, Dr. Misbah Fikrianto, M.M., M.Si., menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan wawasan untuk memajukan bangsa Indonesia. “SEAMEO QITEP in Language dan Mahasiswa MSIB Angkatan V melaksanakan kegiatan ini sebagai upaya untuk memberikan sebuah pengetahuan dan wawasan kepada kita semua, bagaimana kita bisa membangun kohesivitas kerja sama talenta dan kemampuan dalam bidang bahasa, sehingga kita bisa memajukan bangsa Indonesia dengan baik.”

Dosen Pembimbing Program MSIB Angkatan 5 SEAQIL, Dr. Nuning Yudhi Prasetyani, S.S, M.Hum., menilai kinerja mahasiswa MSIB V sebagai manifestasi talenta Gen-Z yang produktif. “Mahasiswa MSIB V SEAQIL memiliki kinerja yang baik yang sejalan dengan talenta gen-Z yang mana sudah memberikan karya-karya literasi.”

 

Pada kegiatan ini melibatkan narasumber-narasumber yang berasal dari mahasiswa magang MSIB angkatan 5, diantaranya mahasiswa jurusan Sastra Inggris, Universitas Brawijaya, Herdimas Erick P.R,mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual, Universitas Pendidikan Indonesia, Muhammad Adya Ibrahim, dan mahasiswi jurusan Penerbitan, Politeknik Negeri Media Kreatif, Vivi Nurma Lestari. Ketiga narasumber tersebutmembahas materi mengenai isu-isu krusial terkait literasi digital dan etika bermedia sosial. Materi-materi tersebut juga menyoroti pentingnya penulisan, implementasi modifikasi di dunia digital, dan cara bijak mengonsumsi konten di media digital.

Peserta menunjukkan antusiasme melalui interaksi aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Acara ditutup dengan penyerahan simbolis sertifikat oleh Dewan Direksi SEAQIL dan diikuti sesi foto bersama penuh semangat. Diharapkan, kegiatan serupa akan terus membentuk generasi Gen-Z yang literat, beretika, dan siap berkontribusi dalam dunia digital yang terus berkembang.

(Penulis: Chisty Aulia; Editor: Qisty Meisya N., M. Masrur Ridwan)

×